Journal of Midwifery and Health Administration Research
https://e-journal.stikes-brebes.ac.id/index.php/jomhear
JOMHEAR : Journal of Midwifery and Health Administration ResearchLembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu KesehatanBrebesid-IDJournal of Midwifery and Health Administration Research2809-2953FAKTOR BERHUBUNGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) PADA IBU HAMIL DI PMB BIDAN SUTARSIH ENDANG NINGSIH
https://e-journal.stikes-brebes.ac.id/index.php/jomhear/article/view/192
<p><strong>Latar Belakang:</strong> Kunjungan ANC yang lengkap sangat dianjurkan, namun masih banyak ibu hamil yang tidak menjalankan kunjungan secara optimal. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pendidikan, usia dan paritas, <strong>Tujuan</strong>: Untuk mengetahui hubungan antara usia, pendidikan, paritas, dengan frekuensi kunjungan ANC. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross- sectional. Data diperoleh dari 60 responden dan dianalisis menggunakan uji <em>Chi- Square</em>. <strong>Hasil:</strong> mayarotis usia ibu diantara 20-35 tahun sebanyak 66.7%, berpendidikan SMA sederajat sebanyak 50.0%, memiliki partitas multipara sebanyak 58.3%. Hasil analisis bivariat <em> </em>menunjukan ada hubungan antara pendidikan <em>p-value</em> 0.021 dan paritas 0.038 dengan frekuensi kunjungan ANC. Sedangkan usia tidak ada hubungan <em>p-value</em> 0.142. <strong>Kesimpulan:</strong> Terdapat hubungan antara Pendidikan dan paritas<em> dengan </em>Frekuensi Kunjungan Antenatal Care (Anc) Pada Ibu Hamil Di Pmb Bidan Sutarsih Endang Ningsih. Perlunnya peningkatan kegiatan edukasi kepada kepada mereka yang berpendidikan rendah dan memiliki pengetahuan kurang mengenai pentingnya ANC dan Bidan Sutarsih Endang Ningsih S.ST.,Bdn untuk menyediakan layanan konseling secara rutin.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>Usia, Pendidikan, Paritas, Frekuensi Kunjungan ANC.</p>Agus Sulistyo NingsihRiszka Aulia
Hak Cipta (c) 2026 Agus Sulistyo Ningsih, Riszka Aulia
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-102026-06-106117DETERMINAN PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE JKN DI PUSKESMAS JATIBARANG
https://e-journal.stikes-brebes.ac.id/index.php/jomhear/article/view/193
<p><strong>Latar Belakang:</strong>. Masih banyak pengguna JKN yang belum memiliki aplikasi mobile JKN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan penggunaan aplikasi Mobile JKN pada pasien BPJS di Puskesmas Jatibarang tahun 2026 <strong>Metode:</strong> Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 responden yang dipilih dengan metode simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan analisis univariat dan bivariat. <strong>Hasil: </strong>Responden lebih banyak berusia > 36 tahun (66,7%), berjenis kelamin perempuan 20 (66,7%), pengetahuan kurang 16 (%3.3%), memiliki aksesibilitas mudah 17 (56,7%), tidak menggunakan aplikasi <em>mobile </em>JKN 20 (66,7%). peserta JKN ada 24 (80.0%). Hasil Bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,000; OR=0,059), dan aksesibilitas (p=0,024; OR=6,111) dengan penggunaan Mobile JKN. Sementara itu, <strong>Kesimpulan:</strong> Pengetahuan dan aksebililitas berhubungan dengan penggunaan aplikasi mobile JKN. Diperlukan edukasi, sosialisasi dan dukungan fasilitas agar penggunaan aplikasi lebih optimal.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>Mobile JKN, Faktor penggunaan, BPJS Kesehatan, Indonesia</p>Sutaip SutaipDewi SulistyonigrumAkbar AkbarTri Aulia RamadhaniIsmi Nurul A’eni
Hak Cipta (c) 2026 Sutaip Sutaip; Dewi Sulistyonigrum, Akbar Akbar, Tri Aulia Ramadhani, Ismi Nurul A’eni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-282026-06-2861813LITERATUR REVIEW: FAKTOR RISIKO BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM PADA MASA NIFAS
https://e-journal.stikes-brebes.ac.id/index.php/jomhear/article/view/187
<p><strong>Latar Belakang:</strong> Perdarahan postpartum merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kematian ibu di dunia maupun di Indonesia. Kondisi ini dapat terjadi pada masa nifas dan dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko maternal maupun obstetri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian perdarahan postpartum pada masa nifas berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah 10 jurnal nasional yang diperoleh melalui database Google Scholar, Sinta, dan sumber ilmiah lainnya pada rentang tahun 2018–2025.. Hasil literature review menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian perdarahan postpartum meliputi usia ibu, paritas, anemia, partus lama, jarak kehamilan, dan involusi uterus. Anemia dan partus lama menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan risiko perdarahan postpartum. Selain itu, upaya pencegahan seperti pemeriksaan antenatal care (ANC), konsumsi tablet Fe, menyusui dini, mobilisasi dini, dan senam nifas dapat membantu menurunkan risiko perdarahan postpartum pada masa nifas. Kesimpulan penelitian ini adalah perdarahan postpartum merupakan komplikasi multifaktorial yang memerlukan deteksi dini dan penanganan yang tepat untuk mencegah terjadinya komplikasi dan kematian ibu.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>anemia, masa nifas, paritas, partus lama, perdarahan postpartum</p>Ovie Avitya Riska, Ziyadatul Chusna A.Y.ASuci Utami Cahya Bintang WahyudianaMelani Indah Sahputri
Hak Cipta (c) 2026 Ovie Avitya Riska, , Ziyadatul Chusna A.Y.A, Suci Utami , Cahya Bintang Wahyudiana, Melani Indah Sahputri
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-282026-06-28611434LITERATUR REVIEW: PERAN TERAPI KOMPLEMENTER BERBASIS MIND BODY DALAM MENCEGAH KECEMASAN IBU HAMIL
https://e-journal.stikes-brebes.ac.id/index.php/jomhear/article/view/189
<p>Anxiety in pregnant women is a common psychological problem that can negatively impact the healthofboththemotherandthefetus.Effortstomanageanxietyneedtobecarriedoutsafelyandeffectively,one ofwhichisthroughmind-body-basedcomplementarytherapy.Objective:Toanalyzetheroleofmind-body-based complementary therapy in preventing anxiety in pregnant women. Method: This study used a literature review designwithadescriptiveanalyticalapproach.Articlesearcheswereconductedthroughelectronicdatabaseswith inclusion criteria in the form of original research discussing mind-body therapy in pregnant women with anxiety variables. Data were collected through a selection and extraction process from relevant articles, then analyzed descriptively based on the type of intervention and research results. Results: Mind-body therapies such as breathing relaxation, prenatal yoga, mindfulness meditation, music therapy, and a combination of psychological andspiritualtechniquesareeffectivein reducing and preventing anxietyinpregnantwomen.Theseinterventions workbyreducing thestressresponse, increasing relaxation,andbalancing themother'spsychologicalcondition. Conclusion: Mind-body-based complementary therapy is an effective, safe, and easy-to-implement nonpharmacological approach in preventing anxiety in pregnant women. Therefore, this therapy can be integrated into obstetric services as an effort to improve maternal mental health during pregnancy. </p>Cahya Bintang WahyudianaSuci Utami Ziyadatul Chusna A.Y.AMelani Indah Sahputri Ovie Avitya Riska
Hak Cipta (c) 2026 Cahya Bintang Wahyudiana, Suci Utami , Ziyadatul Chusna A.Y.A, Melani Indah Sahputri , Ovie Avitya Riska
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-282026-06-28613543LITERATURE REVIEW: STUDY OF THE EFFECTIVENESS OF VARIOUS COMPLEMENTARY THERAPIES IN REDUCING THE INTENSITY OF ACTIVE PHASE OF FIRST-STAGE LABOR PAIN
https://e-journal.stikes-brebes.ac.id/index.php/jomhear/article/view/191
<p><em>Laborpainisaphysiologicalprocessexperiencedbywomenduringchildbirth,particularlyinthefirststageoftheactivephase, which may cause both physical and psychological discomfort. Uncontrolled pain intensity can increase anxiety and stress, therebypotentiallyaffectingthelaborprocess.Therefore,effectiveandsafepainmanagementisneeded,oneofwhichisthrough complementary therapies as non-pharmacological approaches. This study aims to analyze the effectiveness of various complementary therapies in reducing labor pain during the first stage of the active phase. The research method used was a literaturereviewbyanalyzing10quantitativeresearcharticlespublishedbetween2017and2025,employingpre-experimental and quasi-experimental designs. The results of the review indicate that all complementary therapies, including lavender and lemonaromatherapy,deepbreathingrelaxationtechniques,warmcompresses,hydrotherapy,oxytocinmassage,andeffleurage massage,wereproventobeeffectiveinreducinglaborpainintensity.Thisisevidencedbyadecreaseinpainscoresbeforeand afterintervention and statistically significant results (p <0.05)in allstudies. Thesetherapies work through mechanisms such asinducingrelaxation,improving blood circulation,stimulating endorphinrelease,andinhibiting painsignaltransmissionto thecentralnervoussystem.Inconclusion,complementarytherapiesareeffectiveasalternativemethodsforreducinglaborpain in the first stage of the active phase and can be used as supportive non-pharmacological pain management strategies during childbirth.</em></p>Melani Indah Sahputri Ziyadatul Chusna A.Y.ASuci UtamiCahya Bintang WahyudianaOvie Avitya Riska
Hak Cipta (c) 2026 Melani Indah Sahputri , Ziyadatul Chusna A.Y.A, Suci Utami, Cahya Bintang Wahyudiana, Ovie Avitya Riska
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-282026-06-28614454HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN PENDAFTARAN RAWAT JALAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RSUD KARDINAH TEGAL
https://e-journal.stikes-brebes.ac.id/index.php/jomhear/article/view/194
<p><strong>Latar Belakang:</strong> Sistem pendaftaran rawat jalan di RSUD Kardinah Kota Tegal umumnya terdiri dari 2 jenis yaitu manual dan online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan dan empati dengan Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Sistem Pendaftaran Rawat Jalan Manual dan Online Di RSUD Kardinah Kota Tegal. <strong>Metode:</strong> Penelitian observasional <em>cross sectional </em>yang mengamati dan mencatat informasi tentang sesuatu yang ada dalam populasi, tanpa memanipulasi variabel atau intervensi apa pun dalam desain studi analitik, metode kuantitatif. Analisis data menggunakan <em>chi-square </em>& <em>Fisher’s Exact Test</em>.<strong> Hasil:</strong> Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara jaminan dengan Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Sistem Pendaftaran Rawat Jalan Manual dan Online (p-value = 0,218). Tidak ada hubungan antara empati dengan Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Sistem Pendaftaran Rawat Jalan Manual dan Online (p-value = 1,000). Ada hubungan antara bukti fisik, kehandalan dengan Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Sistem Pendaftaran Rawat Jalan Manual dan Online (p-value = 0,001). Dan ada hubungan antara ketanggapan dengan Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Sistem Pendaftaran Rawat Jalan Manual dan Online (<em>p-value </em>= 0,002).<strong> Kesimpulan:</strong> Kedua sistem pendaftaran manual dan online, berjalan dengan baik, efisien dan mudah digunakan oleh pasien, memberikan panduan yang jelas dan mudah dipahami tentang cara menggunakan kedua sistem pendaftaran, baik secara manual maupun online.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>Kepuasan Pasien, Sistem Pendaftaran, Manual, Online, Rawat Jalan</p>Akbar AkbarZaenal BasriMuhammad Ibnu Rizki AbdillahMario Sandro
Hak Cipta (c) 2026 Akbar Msaad, Zaenal Basri, Muhammad Ibnu Rizki Abdillah, Mario Sandro
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-282026-06-28615561HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA DENGAN KEJADIAN STUNTING
https://e-journal.stikes-brebes.ac.id/index.php/jomhear/article/view/195
<p><strong>Latar Belakang: </strong>Stunting merupakan kondisi balita dengan tinggi badan di bawah standar usianya yang berdampak pada kesehatan dan produktivitas jangka panjang. Indonesia menempati urutan ketiga tertinggi di Asia Tenggara dengan prevalensi rata-rata 36,4% pada 2005–2017. Penyebabnya mencakup faktor orang tua, anak, dan lingkungan. Pemerintah menargetkan penurunan stunting menjadi 14% pada 2024 melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif. Di Jawa Tengah, prevalensi mencapai 31,15%, dengan Kabupaten Brebes sebagai daerah tertinggi (26,3% pada 2021) dan tingkat kemiskinan tertinggi. <strong>Metode: </strong>Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Posyandu Mekar Melati sebanyak 57 responden. Besar sampel dihitung menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%, sehingga diperoleh 50 responden. <strong>Hasil: </strong>Penelitian ini menggunakan uji statistik Chi-Square, dan hasil analisis menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak. Hal ini berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian stunting. <strong>Kesimpulan: </strong>Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang status gizi balita dengan kejadian stunting. Disarankan pada penelitian selanjutnya agar cakupan wilayah penelitian diperluas sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai hubungan tersebut.</p> <p><strong>Kata Kunci : </strong>Pengetahuan Ibu, Status Gizi Balita, Stunting</p>Rosmalia Kamil
Hak Cipta (c) 2026 Rosmalia Kamil
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-282026-06-28616271HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI
https://e-journal.stikes-brebes.ac.id/index.php/jomhear/article/view/197
<p><strong>Latar Belakang </strong>Pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Faktor internal yang telah banyak diteliti meliputi pengetahuan ibu, sikap, pendidikan, usia, paritas, pengalaman menyusui sebelumnya, serta kondisi fisik dan psikologis ibu. Faktor eksternal yang turut berperan penting meliputi dukungan keluarga (terutama suami), dukungan tenaga kesehatan, budaya, sosial ekonomi, serta promosi susu formula, <strong>Tujuan</strong>: Untuk mengetahui hubungan Dukungan suami terhadap pemberian ASI eksklusif pada ibu menyususi. <strong>Metode: </strong>Jenis pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diteliti adalah ibu menyusui di Kelurahan Margadana Kecamatan Margadana sebanyak 55 ibu menyusui. Sampel sebanyak 50 responden, dengan teknik sampling adalah tehnik purpossive sampling.</p> <h2> Hasil: Hasil uji Chi-Square memperoleh nilai p-value = 0,003 (p < 0,05), sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif di Kelurahan Margadana, Kecamatan Margadana.</h2> <p><strong>Kesimpulan: </strong>Ibu yang memperoleh dukungan suami baik cenderung lebih banyak memberikan ASI eksklusif dibandingkan dengan ibu yang memperoleh dukungan suami kurang baik. Oleh karena itu, peningkatan peran aktif suami dalam pendampingan ibu menyusui perlu menjadi prioritas dalam upaya peningkatan cakupan ASI eksklusif.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>Dukungan suami; pemberian ASI eksklusif; ibu menyusui</p>Mariyana MariyanaNelil MudarrisSiti KhoiriyahTatik Dwi YaniRinasari Marliyanti
Hak Cipta (c) 2026 Mariyana Mariyana, Nelil Mudarris, Siti Khoiriyah, Tatik Dwi Yani, Rinasari Marliyanti
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-282026-06-28617381MANAJEMEN KETIDAKNYAMANAN FISIK DAN ADAPTASI PERILAKU IBU HAMIL TRIMESTER III: TINJAUAN LITERATUR
https://e-journal.stikes-brebes.ac.id/index.php/jomhear/article/view/196
<p><strong>Latar Belakang:</strong><span style="font-weight: 400;"> Ketidaknyamanan fisik pada trimester III, seperti nyeri punggung, gangguan tidur, dan kelelahan, dapat memengaruhi aktivitas dan kualitas hidup ibu. Kondisi tersebut membutuhkan pengelolaan yang tidak hanya berfokus pada keluhan fisik, tetapi juga pada kemampuan ibu beradaptasi terhadap perubahan kehamilan. </span><strong>Metode:</strong><span style="font-weight: 400;"> Penelitian ini menggunakan </span><em><span style="font-weight: 400;">integrative literature review</span></em><span style="font-weight: 400;"> dengan penelusuran literatur melalui PubMed/MEDLINE, Google Scholar, ScienceDirect, dan jurnal nasional. Artikel penelitian yang relevan dan dapat diverifikasi, terutama publikasi 2016–2025, diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian disintesis secara tematik. Sebanyak 20 artikel digunakan dalam sintesis utama. </span><strong>Hasil:</strong><span style="font-weight: 400;"> Ketidaknyamanan yang paling banyak dilaporkan meliputi nyeri punggung bawah, gangguan tidur, dan kelelahan. Evidence menunjukkan bahwa prenatal yoga, exercise, stretching, kompres hangat, relaksasi, dan pengaturan </span><em><span style="font-weight: 400;">sleep hygiene</span></em><span style="font-weight: 400;"> berpotensi mengurangi ketidaknyamanan serta meningkatkan fungsi dan kualitas tidur. Adaptasi perilaku berupa modifikasi aktivitas, pengaturan istirahat, </span><em><span style="font-weight: 400;">self-care</span></em><span style="font-weight: 400;">, dan kemampuan mengenali tanda yang memerlukan pertolongan menjadi komponen penting dalam pengelolaan. </span><strong>Kesimpulan:</strong><span style="font-weight: 400;"> Manajemen ketidaknyamanan trimester III perlu dilakukan secara holistik dengan mengintegrasikan intervensi nonfarmakologis, edukasi, dan adaptasi perilaku sesuai kebutuhan individual ibu.</span></p> <p><strong>Kata kunci: </strong><span style="font-weight: 400;">ibu hamil trimester III; ketidaknyamanan kehamilan; nyeri punggung; kualitas tidur; adaptasi perilaku; kebidanan holistik.</span></p>Sari Widi Astuti IbrahimIrma Sagita Setiawati Halim
Hak Cipta (c) 2026 Sari Widi Astuti Ibrahim, Irma Sagita Setiawati Halim
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-282026-06-286182100PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP MITOS SELAMA KEHAMILAN: A LITERATURE REVIEW
https://e-journal.stikes-brebes.ac.id/index.php/jomhear/article/view/199
<p><strong>Latar Belakang: </strong>Kehamilan adalah suatu proses alamiah yang tidak hanya melibatkan aspek biologis, tetapi juga dipengaruhi oleh suatu aspek budaya dan sosial di masyarakat. Di Indonesia hingga kini berkembang beragam mitos terkait kehamilan yang diwariskan secara turun-temurun. Literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai mitos yang berkembang di masyarakat terhadap perawatan selama kehamilan. <strong>Metode: </strong>Metode yang digunakan adalah <em>literature review </em>dengan pencarian data secara elektronik yaitu Goegle Scholar dan PubMed dihasilkan 2.861 artikel. Mitos pada perempuan hamil dan kehamilan yang digunakan sebagai kata kunci. Setelah dilakukan penyaringan artikel berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan, diperoleh sebanyak 15 artikel untuk digunakan sebagai literature review. <strong>Hasil: </strong>Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dari mitos tersebut tidak memiliki dasar ilmiah dan beberapa berisiko menimbulkan dampak negatif. <strong>Kesimpulan: </strong>Pada penelitian yang telah ditinjau secara keseluruhan menunjukkan bahwa aspek budaya atau tradisi dalam perawatan kehamilan sebagian besar masih dilakukan oleh masyarakat. Oleh karena itu peran tenaga kesehatan dibutuhkan untuk mengedukasi terkait mito-mitos tersebut.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Mitos pada perempuan hamil, Larangan budaya, Kehamilan</p>Pedvin Ratna MeikawatiSiti FatimahFitri Ayu Ramadhani
Hak Cipta (c) 2026 Pedvin Ratna Meikawati, Siti Fatimah, Fitri Ayu Ramadhani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-06-282026-06-2861101114EFEKTIVITAS PEER GROUP TEACHING (IBU MULTIPARA) TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN TANDA BAHAYA NIFAS DI DESA JANEGARA
https://e-journal.stikes-brebes.ac.id/index.php/jomhear/article/view/201
<p><strong>Latar Belakang:</strong> Masa nifas merupakan periode rawan komplikasi yang menyumbang angka kematian ibu, seperti perdarahan pascapersalinan dan infeksi. Ibu multipara sering mengalami <em>overconfidence</em> terhadap pengalaman nifas sebelumnya sehingga berisiko mengabaikan tanda bahaya. Di sisi lain, kader kesehatan memerlukan peningkatan kapasitas pemahaman untuk mengoptimalkan pendampingan di komunitas. Edukasi kelompok kecil berbasis <em>peer group</em> <em>teaching</em> yang menggabungkan kader dan ibu multipara diharapkan mampu menciptakan pembelajaran interaktif guna meningkatkan pemahaman bersama. <strong>Tujuan:</strong> Mengetahui efektivitas edukasi kelompok kecil berbasis <em>peer group</em> <em>teaching</em> terhadap peningkatan pengetahuan ibu multipara tentang tanda bahaya ibu nifas. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini menggunakan desain <em>Pre-Experimental</em> dengan pendekatan <em>One-Group Pretest-Posttest Design</em>. Sampel berjumlah 12 orang (ibu multipara) yang dipilih melalui <em>purposive sampling</em>. Intervensi berupa edukasi kelompok kecil interaktif berdurasi 30–45 menit. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner sebelum (<em>pre-test</em>) dan sesudah (<em>post-test</em>) intervensi. Analisis data bivariat menggunakan uji <em>Wilcoxon Signed-Rank Test</em>. <strong>Hasil:</strong> Berdasarkan penilaian <em>pre-test</em>, sebagian besar responden memiliki pengetahuan dalam kategori kurang (58,3%). Setelah diberikan intervensi <em>peer group teaching</em>, terjadi peningkatan signifikan di mana sebagian besar responden berada pada kategori baik (66,7%). Hasil analisis bivariat menggunakan <em>Wilcoxon Signed Ranks Test</em> menunjukkan nilai dengan ( ), yang membuktikan bahwa metode <em>peer group teaching</em> efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu multipara mengenai tanda bahaya nifas. <strong>Kesimpulan</strong>: Edukasi kelompok kecil berbasis <em>peer group</em> <em>teaching</em> efektif meningkatkan pengetahuan ibu multipara tentang tanda bahaya ibu nifas.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong><em>Peer Group Teaching, </em>Ibu Multipara, Pengetahuan, Tanda Bahaya Nifas</p>Rizki LutfanidaTatirah Tatirah
Hak Cipta (c) 2026 Rizki Lutfanida, Tatirah Tatirah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-09-282026-09-2861