LITERATUR REVIEW: FAKTOR RISIKO BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM PADA MASA NIFAS
Isi Artikel Utama
Abstrak
Latar Belakang: Perdarahan postpartum merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kematian ibu di dunia maupun di Indonesia. Kondisi ini dapat terjadi pada masa nifas dan dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko maternal maupun obstetri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian perdarahan postpartum pada masa nifas berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah 10 jurnal nasional yang diperoleh melalui database Google Scholar, Sinta, dan sumber ilmiah lainnya pada rentang tahun 2018–2025.. Hasil literature review menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian perdarahan postpartum meliputi usia ibu, paritas, anemia, partus lama, jarak kehamilan, dan involusi uterus. Anemia dan partus lama menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan risiko perdarahan postpartum. Selain itu, upaya pencegahan seperti pemeriksaan antenatal care (ANC), konsumsi tablet Fe, menyusui dini, mobilisasi dini, dan senam nifas dapat membantu menurunkan risiko perdarahan postpartum pada masa nifas. Kesimpulan penelitian ini adalah perdarahan postpartum merupakan komplikasi multifaktorial yang memerlukan deteksi dini dan penanganan yang tepat untuk mencegah terjadinya komplikasi dan kematian ibu.
Kata kunci: anemia, masa nifas, paritas, partus lama, perdarahan postpartum
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Referensi
Irfana, I., Sukmawati, S., & Ramadhani, S.
(2024). Pengetahuan dan sikap ibu nifas
tentang manfaat senam nifas untuk
mencegah terjadinya perdarahan post
partum. Sarana Ilmu Indonesia (Salnesia),
(2), 52–60.
Mutiara, M., Kartika, N., Riya, R., &
Mariana, S. (2024). Hubungan anemia dan
partus lama dengan kejadian pendarahan
post partum di RSUD H Abdul Manap
Kota Jambi. TRILOGI: Jurnal Ilmu
Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora,
(2), 316–323.
Prasetyaningsih, P., & Zalmadani, H.
(2023). Hubungan umur dan paritas dengan
kejadian perdarahan postpartum pada ibu
bersalin
di
RSUD Pariaman. Jurnal
Kesehatan Ibu dan Anak, 7(1), 45–53.
Rusdahyanti, W. S., Palimbo, A., &
Hidayah, N. (2023). Faktor-faktor yang
berhubungan dengan kejadian komplikasi
perdarahan pada ibu post partum di ruang
VK RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh
Banjarmasin Tahun 2022. Proceeding of
Sari Mulia University Midwifery National
Seminars, 5(1), 236–245.
Salsabil, A. F., Rahmadhani, R., Rimayanti,
U., & Rahman, A. (2024). Hubungan
anemia dalam kehamilan dengan kejadian
perdarahan postpartum. Jurnal Kebidanan
dan Kesehatan Reproduksi, 8(2), 101–110.
Salsabila, N. Y., Dewi, E. K., Wulandari,
K. P. Y., & Gusriani, G. (2025). Hubungan
usia
dan
paritas
dengan
kejadian
perdarahan postpartum pada ibu bersalin.
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 10(1),
–20.
Sari, H., Murniati, M., & Nurliah, N.
(2023). Hubungan paritas dan umur ibu
dengan kejadian perdarahan postpartum.
Jurnal Kesehatan Maternal, 6(2), 88–95.
Sulastri, S., Putri, A., Rahmah, R., &
Haryanti, D. (2024). Hubungan perdarahan
dan partus lama pada ibu post partum
dengan kejadian infeksi pada masa nifas.
Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 9(1), 33
Widyawaty, E. D., & Yuniarti, A. E.
(2018). Hubungan breastfeeding dengan
involusi uterus pada ibu nifas 0–7 hari di
wilayah kerja Puskesmas Tanjunganom
Kabupaten Nganjuk Tahun 2017. Embrio:
Jurnal Kebidanan, 10(1), 20–25.
Putri, A. S., Haryanti, D., Mariana, S., &
Riya, R. (2023). Hubungan usia dan paritas
Wardani dkk./ Jurnal Ilmiah Kesehatan, Vol x, No. x (2021)
Literatur review: Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Perdarahan Postpartum pada Masa Nifas
dengan kejadian perdarahan post partum
pada ibu bersalin di RSUD H. Abdul
Manap Kota Jambi. Jurnal Kebidanan
Indonesia, 14(2), 77–85.