ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU MENYUSUI DENGAN TEKNIK PIJAT OKSITOSIN
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pijat oksitosin adalah pemijatan pada daerah leher, tulang punggung atau seluruh bagian tubuh tulang punggung (vertebra) sampai tulang costae kelima sampai keenam. Memijat leher dan tulang punggung dapat merangsang produksi hormone oksitosin. kasih sayang. Kegagalan dalam proses menyusui memang sering terjadi disebabkan oleh timbulnya masalah, baik pada ibu maupun bayinya, baik karena produksi ASI yang terganggu lebih sedikit. Tujuan penelitian ini memberikan asuhan kebidanan pada ibu menyusui dengan teknik pijat oksitosin. Metode penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan studi dengan subjek Ny. S Pascapersalinan dan menyusui dengan menggunakan teknik pijat oksitosin yang dilakukan selama 30 hari. Pengumpulan data dengan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanakan pijat oksitosin didapatkan hasil pada 1 minggu pertama post partum dengan pemantauan pengeluaran ASI, bayi menyusu kuat, ASI ibu keluar banyak dan di berikan on demand. Minggu ke dua post partum dilakukan kembali pijat oksitosin dan pemantauan pengeluaran ASI didapatkan hasil payudara ibu bengkak dikarenakan ASI banyak dan penuh, bayi menyusu kuat dan ASI diberikan on demand. Minggu ketiga post partum dilakukan pijat oksitosin diapatkan hasil bayi menyusu kuat, ASI diberikan on demand. Minggu ke empat post partum pelaksanaan pijat oksitosin didapatkan hasil bayi menyusu lebih kuat dan sering dan payudara ibu tidak ada masalah, ibu dan bayi dalam keadaan sehat dan baik. Kesimpulan dari penelitian yaitu pemberian pijat oksitosin pada ibu menyusui dapat membantu mendapatkan ASI lebih cepat dan banyak dari pelaksanaan IMD yang gagal, serta bayi mendapatkan cukup nutrisi.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Referensi
Delima, M., Arni, G., Terapan, E. R.-J. I. (2016). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Peningkatan Produksi ASI Ibu Menyusui Di Puskesmas Plus Mandiangin. Ejournal.Lldikti10.Id. Retrieved September 7, 2022, From Http://Ejournal.Lldikti10.Id/Index.P hp/Jit/Article/View/1238.
Fasiha, F., & Sahrani, N. U. (2022). Studi kasus: Penerapan pijat oksitosin untuk mengatasi keterlambatan onset laktasi pada periode awal postpartum. Jurnal Kebidanan, 2(2), 85–95.
Fatrin, T., Soleha, M., Apriyanti, T., Sari, Y., & Aryanti, A. (2022). Edukasi praktik pijat oksitosin terhadap peningkatan kelancaran produksi air susu ibu (ASI). Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine, 3(1), 39–46
Febriana, Hida, Ifayanti, Hikmah, Febrianti Hellen (2024). Asuhan Kebidanan Continuity if Care pada Ny. D dengan penerapan oksitosin dan Minyak Zaitun. Jurnal Ventilator: Jurnal Ventilator:Jurnal riset ilmu kesehatan dan keperwatan Volume 2, Nomor,4.
Handayani Tri Ernawati, Rustiana, Ernik (2020). Perawatan Payudara dan Pijat Oksitosin meningkat produksi ASI pada IBu Post Partum Primipara Jurnal Kebidanan Vol 6, No 2, April 2020; 255-263.
Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2021. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id
Magdalena, M., Auliya, D., Usraleli, U., Melly, M., & Idayanti, I. (2020). Pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo Rawat Jalan Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(2), 344–348.
Muslimah, A., Laili, F., Saidah, H., Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri, P., Selomangleng No, J., & Alamat, K. (2020). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Pengeluaran ASI Postpartum Pada Ibu Primipara. Jkp.Poltekkes-Mataram.Ac.Id, 1(2). Http://Jkp.Poltekkes Mataram.Ac.Id/Index.Php/Home/Art icle/View/193.
Nurhidayah, Maulana Eka, Febriana (2023). Pijat Oksitosin dalam Meningkatkan Produksi ASI. Jurnal Ilmiah kesehatan Vol 15 (2) Hal:257-262.
Nurannisaa (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pola Pemberian ASI (Air Susu Ibu) Pada Ibu Menyusui Yang Bekerja. Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas 4(2):1-15.
Nislawaty, N., Hastuty, M., & Ningsih, N. F. (2021). Efektivitas refleksi titik acupresure pada titik laktasi terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di PMB Nislawaty Desa Ridan Permai Kecamatan Bangkinang Kota Tahun 2020. Jurnal Ners, 5(2), 11–15.
Romdiyah, Nugraheni Nazilla (2021). Faktor yang Mempengaruhi Tindakan Pelaksanaan Pijat Oksitosin pada Ibu Nifas. Jurnal Sains Kebidanan Vol.3 No.2.
Solihah, Yolandia, Ayu (2023) Hubungan IMD, Frekuensi Menyusui dan Perawatan Payudara Terhadap Kejadian Bendungan ASI PAda Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Cikalong Kabupaten Tasikmalaya 2023. Jurnal Riset Ilmiah Sentri Vol 2, No 10.
Sasi, D. K., Devy, S. R., & Qomaruddin, M. B. (2022). Perilaku ibu dalam mengatasi hambatan pemberian ASI. Jurnal Keperawatan, 20(3), 13–22.
Tambunan, Yani, Indah (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang IMD Dengan Pelaksanaan IMD di BPM Wenny Bagan Batu Riau. Jurnal Anestesi:Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol.1, No.1.
Wilda, Nanda (2020). Pengetahuan, sikap
tentang ASI (Air Susu Ibu) dan keterampilan suami ibu nifas dalam melakukan metode SPEOS (Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin, dan Sugestif). Holistik Jurnal Kesehatan, Volume 14, No 3, September 2020: 321-33