TINJAUAN LITERATUR: UPAYA NON-FARMAKOLOGIS DALAM MENURUNKAN KEJADIAN KONSTIPASI PADA IBU HAMIL
Isi Artikel Utama
Abstrak
Konstipasi merupakan keluhan yang sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan hormonal dan penurunan motilitas usus. Studi literatur ini bertujuan menilai efektivitas intervensi nonfarmakologi berupa konsumsi makanan dan minuman tinggi serat, hidrasi adekuat, serta aktivitas fisik dalam menurunkan kejadian konstipasi. Studi Penelitian ini menggunakan pendekatan literature Review yang disusun secara terstruktur untuk mengidentifikasi, menilai, dan mensintesis berbagai hasil penelitian terkait intervensi non-farmakologis dalam mengatasi konstipasi pada ibu hamil. Metode dipilih karena mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai efektivitas berbagai intervensi yang telah diteliti sebelumnya, sehingga dapat menjadi dasar ilmiah bagi rekomendasi praktik kebidanan. Berdasarkan hasil kajian literatur, intervensi nonfarmakologi terbukti efektif dalam menurunkan kejadian konstipasi pada ibu hamil seperti aktifitas fisik, konsumsi makanan dan minuman tinggi serat seperti pepaya, pisang, jambu biji merah, yogurt probiotik, labu siam, ampas kelapa, chia seeds, kolang kaling dan asupan cairan. Kesimpulannya intervensi nonfarmakologi merupakan pendekatan yang aman, praktis, dan efektif dalam mengatasi konstipasi pada ibu hamil trimester III, terutama bila dilakukan secara holistik melalui integrasi edukasi, nutrisi tinggi serat, hidrasi, dan aktivitas fisik. Disarankan agar ibu hamil rutin mengonsumsi serat, memperbanyak cairan, dan melakukan aktivitas fisik ringan.
Kata kunci: konstipasi, ibu hamil, trimester III, serat, senam hamil, intervensi nonfarmakologi
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Referensi
Evayanti, Y., & Ediyono, S. (2024). Konsumsi yogurt untuk penanganan konstipasi pada ibu hamil trimester III. Februari, 17(10), 905–910. https://doi.org/10.33024/hjk.v17i10.13121
Husada, S., & Maryanto, E. P. (2020). Impact of Dehydration During Pregnancy. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(2), 927–931. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.438
Indah, S., & Rohmania, A. Z. (2017). Pengaruh Konsumsi Buah Pisang raja, minum air mineral dan jalan pagi terhadap kejadian konstipasi pada ibu hamil trimester III di BPS Sunarsih Yudhawati. Jurnal Kebidanan, 5, 13–17.
Kasmiati. (2021). Efektifitas Konsumsi Labu Siam Terhadap Penurunan Kejadian Konstipasi Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Lebak Gedong. Mahesa: Malahayati Health Student Journal, 32(3), 167–186.
https://doi.org/10.33024/mahesa.v5i4.17003
Kotarumalos, S. S., & Herwawan, L. A. (2021). Studi Kasus: Ketidaknyamanan Pada Kehamilan Dengan Presentasi Bokong. Jurnal Kebidanan, 1(1), 24–34. https://doi.org/10.32695/jbd.v1i1.245
Ningtias, I., Suprapti, S., & Panggayuh, A. (2017). Jus Jambu Biji Merah Terhadap Konstipasi Pada Ibu Hamil Trimester III. Journal of Applied Nursing (Jurnal Keperawatan Terapan), 3(2), 88. https://doi.org/10.31290/jkt.v(3)i(2)y(2017).page:88-92
Nirwana, B. S., Rofiah, K., Awatiszahro, A., Galla, C. A., & Ruwari, A. (2024). Pemanfaatan Ampas Kelapa Sebagai Bahan Pangan Untuk Pencegahan Konstipasi Pada Ibu Hamil. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 1989–1995. https://doi.org/10.31949/jb.v5i3.9382
Noorbaya, .(2024). Pemanfaatan Buah Papaya California Matang Terhadap Konstipasi Pada Ibu Hamil Trimester Iii Dipuskesmas Tanjung Harapan Jurnal Media Informatika [ JUMIN ]. 6(1), 61–65.
Rohmaniyah. (2023). Sistematik Review Efektivitas Dan Manfaat Prenatal Yoga Terhadap Keluhan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil. Sinar: Jurnal Kebidanan, 5(2), 14–22.
Winarna, N. B. A., & Linda Anggrahayu. (2024). Studi Kualitatif Penanganan Konstipasi Kehamilan Secara Komplementer Di TPBM Banyuwangi. Health Care: Jurnal Kesehatan, 12(2), 430–436. https://doi.org/10.36763/healthcare.v12i2.367