LITERATUR REVIEW KAJIAN SOSIO-ANTROPOLOGI KESEHATAN PENYAKIT HIV/AIDS DI INDONESIA

Isi Artikel Utama

Sutaip Sutaip
Annisa Dwi Widya Ningsi
Putri Solehatun
Ismi Nurul A’eni
Nafra Assalamah

Abstrak

Latar Belakang: HIV/AIDS merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus HIV (Humman Immunodeficiency Virus)/AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan termasuk penyakit yang dapat menular dan AIDS merupakan tahapan terakhir dari penyakit HIV. HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia dan menimbulkan masalah yang kompleks baik dari segi medis maupun pengetahuan, perilaku atau sosial, ekonomi dan budaya. Literatur review ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, perilaku, dan sosial-budaya terhadap HIV/AIDS dalam kajian sosioantropologi. Metode: PICCO digunakan untuk populasi masyarakat. Untuk melakukan ulasan literatur, database-pubmed, dan google scholar digunakan, dengan 10 artikel yang dievaluasi. Hasil: Hasil sintesis dari 10 jurnal yang dianalisis mengungkapkan bahwa 5 dari 10 jurnal (50%) menunjukkan rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat terkait HIV/AIDS, termasuk pemahaman tentang gejala, penularan, dan pencegahan. Kemudian 3 dari 10 jurnal (30%) literatur menyatkan perilaku berisiko seperti seks bebas, suntikan, narkoba dan hubungan seks tanpa pengaman. Seperti itu, 3 dari 10 jurnal (30%) mengungkapkan bahwa faktor sosil-budaya seperti keluarga, pekerjaan, lingkungan dan stigma berperan dalam penyikapan terhadap HIV/AIDS. Kesimpulan: Kejadian HIV/AIDS di Indonesia berkaitan erat dengan tiga aspek utama: pengetahuan, perilaku, dan faktor sosial-budaya. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi, perubahan perilaku, serta dukungan sosial yang lebih kuat untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran HIV/AIDS di masyarakat Indonesia.


Kata kunci: HIV/AIDS, pengetahuan, perilaku, sosial-budaya, masyarakat, Indonesia, Pencegahan HIV, stigma, Indonesia, literatur review.


Background: HIV/AIDS is an infectious disease caused by infection with the HIV (Human Immunodeficiency Virus) / AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) virus, which attacks the immune system. HIV is a communicable disease, and AIDS represents the final stage of HIV infection. HIV/AIDS remains a major public health problem in Indonesia, creating complex issues from medical, behavioral, social, economic, and cultural perspectives. This literature review aims to examine the role of knowledge, behavior, and socio-cultural factors related to HIV/AIDS within a socio-anthropological framework. Methods: The PICCO approach was used for the population of the general community. To conduct the literature review, the PubMed and Google Scholar databases were utilized, with 10 articles selected for evaluation. Results: The synthesis of 10 analyzed journals revealed that 5 out of 10 journals (50%) reported low levels of community knowledge regarding HIV/AIDS, including understanding of symptoms, transmission, and prevention. Furthermore, 3 out of 10 journals (30%) reported the presence of risk behaviors such as casual sex, needle sharing, drug use, and unprotected sexual activity. Additionally, 3 out of 10 journals (30%) indicated that socio-cultural factors—such as family, occupation, environment, and stigma—play an important role in shaping attitudes toward HIV/AIDS. Conclusion: The prevalence of HIV/AIDS in Indonesia is closely associated with three main aspects: knowledge, behavior, and socio-cultural factors. Therefore, strengthening educational initiatives, promoting behavior change, and increasing social support are essential to prevent and control the spread of HIV/AIDS in Indonesian society.


Keyword: HIV/AIDS, knowledge, behavior, socio-cultural factors, community, Indonesia, HIV preventiin, stigma, literature review.


 

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Sutaip, S., Dwi Widya Ningsi, A. ., Solehatun, P., Nurul A’eni, I. ., & Assalamah, N. . (2025). LITERATUR REVIEW KAJIAN SOSIO-ANTROPOLOGI KESEHATAN PENYAKIT HIV/AIDS DI INDONESIA. Journal of Midwifery and Health Administration Research, 5(2), 7–24. Diambil dari https://e-journal.stikes-brebes.ac.id/index.php/jomhear/article/view/155
Bagian
Artikel

Referensi

Adolph, Ralph. 2016. “Pengetahuan Remaja Tentang HIV/ AIDS Dengan Stigma Terhadap ODHA Di Indonesia.” 6(4): 1–23.

Anggina, Yani, Yuniar Lestari, and Zairil Zairil. 2019. “Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Penanggulangan HIV/AIDS Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2018.” Jurnal Kesehatan Andalas 8(2): 385. doi:10.25077/jka.v8i2.1016.

Ayu Puspita, Karmitasari Yanra Katimenta, Kristin Rosela, and Hendy Trigusman. 2023. “Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Hiv-Aids Dengan Stigma Pada Odha Di Rt/Rw 03/008 Wilayah Kerja Puskesmas Menteng Palangka Raya.” Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 3(1): 208–18. doi:10.55606/jrik.v3i1.1372.

Faridah, Ida, Rumah Sakit Melati Tangerang Ida Faridah, and STIKesYATSI Tangerang. 2020. “Pengetahuan Dan Sikap Tentang HIV/AIDS Dan Upaya Pencegahan HIV/AIDS.” Jurnal Kesehatan 9(1): 43–58. doi:10.37048/kesehatan.v9i1.129.

Haerana, Bs Titi, Salfiantini, and M Ridwan. 2015. “Peningkatan Pengetahuan Komprehensif HIV Dan AIDS Melalui Peer Group (Increased Comprehensive Knowledge of HIV and AIDS through the Peer Group).” Mkmi: 132–38.

Haroen, Hartiah, Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo, Citra Windani Mambangsari, Witdiawati Witdiawati, and Hasniatisari Harun. 2024. “Hubungan Antara Usia Dan Pengetahuan Dengan Persepsi Stigma HIV/AIDS Pada Ibu Rumah Tangga Di Kabupaten Garut.” Malahayati Nursing Journal 6(1): 246–55. doi:10.33024/mnj.v6i1.12991.

Herlinda, Femi, Fiya Diniarti, and Darmawansyah Darmawansyah. 2023. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian HIV/AIDS Di Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu Tahun 2022.” Jurnal Vokasi Kesehatan 2(1): 13–22. doi:10.58222/juvokes.v2i1.139.

Hubaybah, Hubaybah, Evy Wisudariani, and Usi Lanita. 2021. “Evaluasi Pelaksanaan Layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) Dalam Program Pencegahan HIV/AIDS Di Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi.” Jurnal Kesmas Jambi 5(1): 61–71. doi:10.22437/jkmj.v5i1.12403.

Jahro, Uut Utia; Dede Sri Mulyana. 2023. “Analysis of Factors Affecting the Quality of Life of People Living With HIV/AIDS (PLHIV) at The Serang Kota Health Center.” Scientific Journal of Nursing 9(3): 137–48.

Nari, Jois, Zahroh Shaluhiyah, Priyadi Nugraha, Poltekkes Kemenkes, Maluku Jurusan Keperawatan, Ambon Korespondensi, Jois_Nari@yahoo Co Id/, et al. 2015. “Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian IMS Pada Remaja Di Klinik IMS Puskesmas Rijali Dan Passo Kota Ambon.” Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia 10(2): 131–43. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jpki/article/view/18972.

Puspitasari, Estie, Evy Yunihastuti, Iris Rengganis, and Cleopas Martin Rumende. 2016. “Prediktor Mortalitas Pasien HIV/AIDS Rawat Inap.” Jurnal Penyakit Dalam Indonesia 3(1): 22. doi:10.7454/jpdi.v3i1.29.

Rahakbauw, Nancy. 2016. “Dukungan Keluarga Terhadap Kelangsungan Hidup ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS).” Insani 3(2): 64–82. https://osf.io/7j63d/download.

Saputri, Indriani, Nita Damayanti, and Sakina Abdullah. 2021. “Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Hiv/Aids Di Sma Negeri 4 Palu.” Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan 3(3): 109–16. doi:10.31970/ma.v3i3.86.

Sri, Nina, Yuningsih, and Fitrya Ayu Anggraini. 2024. “Pemanfaatan Sumber Informasi, Pengetahuan Dan Sikap Berhubungan Dengan Pencegahan HIV/AIDS Pada Masa Pra Konsepsi.” Jurnal ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan) 15(1): 19–26.

Widiastuti, Erli, and Arulita Ika Fibriana. 2022. “Kejadian HIV/AIDS Di Kota Semarang Tahun 2021.” HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) 6(4): 344–55. doi:10.15294/higeia.v6i4.57060.

Nyoko, Yuneti Octavianus, Maria Kareri Hara, and Umbu Putal Abselian. 2016. “Karakteristik Penderita HIV/AIDS Di Sumba Timur Tahun 2010-2016.” Jurnal Kesehatan Primer 1(1): 4–15. http://jurnal.poltekeskupang.ac.id/index.php/jkp/article/view/263/205.

Widiastuti, Erli, and Arulita Ika Fibriana. 2022. “Kejadian HIV/AIDS Di Kota Semarang Tahun 2021.” HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) 6(4): 344–55. doi:10.15294/higeia.v6i4.57060. Rachmawati, S. (2013). Kualitas hidup orang dengan HIV/AIDS yang mengikuti terapi antiretroviral. Psychological Journal: Science and Practice, 1(1), 1–10. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/pjsp/article/view/1348

Hutasoit, J. I. (2019). Pengaruh coping strategies terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup penderita HIV/AIDS. Literature Review. (Informasi detail jurnal tidak tersedia, harap dilengkapi jika digunakan dalam publikasi.)

Solihati, D., & Faridah, I. (2020). Pengetahuan dan sikap tentang HIV/AIDS serta upaya pencegahan pada remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, (volume dan edisi tidak dicantumkan, mohon dilengkapi jika ingin dipublikasi).

Anggina, Y., Lestari, Y., & Zairil. (2018). Faktor yang memengaruhi penanggulangan HIV/AIDS. Jurnal Kesehatan Padang Pariaman (Edisi tidak disebutkan, data tambahan diperlukan).

Dinkes Provinsi Jawa Barat. (2022). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat Tahun 2022. Bandung: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

WHO. (2015). Global Health Observatory (GHO) Data – HIV/AIDS. Retrieved from https://www.who.int/data/gho/data/themes/hiv-aids.